2010-05-23

15 Questions About Knowledge Management

1. Cara memperoleh (Acquiring) knowledge dari luar perusahaan
• Dari external expert : dapat diperoleh dengan cara menyewa orang-orang ahli dari luar perusahaan. Misalnya dengan recruitment, headhunting dll.
• Dari perusahaan lain : dengan memperlihatkan dan mempelajari apa yang dilakukan oleh perusahaan lain dan kita coba terapkan ke perusahaan kita sendiri.
• Dari stakeholder, misalnya customer: dari hubungan yang dilakukan antara perusahaan dengan stakeholdernya, dapat dipelajari suatu hal yang bisa menjadi suatu knowledge potensial dan knowledge asset.
• Knowledge product : misalnya dengan membeli software atau CD-ROM

2. Hambatan dalam Acquiring Knowledge
• Penolakan staf ahli dari luar
• Investasi potential
• Resiko potential
• membuat investasi dibayar
• peran hubungan kata-kata internal
• kapasitas absorpsi
• pengganti dari outsourcing

3. Cara Acquiring Knowledge dari pelanggan
• Harus tahu tentang customer terlebih dahulu, misalnya tentang tingkat pendapatannya dan pengeluaran yang dilakukannya, memeriksa kebiasaan pembeliaan dan melakukan pemetaan distribusi permintaan.
• Harus tahu tentang apa yang customernya tahu, harus mengetahui apa yang dipercayai oleh customernya.
• Memanfaatkan customer kunci, customer yang telah sering memanfaatkan/menggunakan produk perusahaan akan lebih tahu tentang kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh suatu produk.
• Keterlibatan dalam aktivitas customer, ikut serta dalam kegiatan customer pada saat menggunakan produk tersebut. Kadang-kadang akan ditemukan hal-hal yang tidak ada di survey.
• Mengikutsertakan customer pada proses pengembangan, bisa mendapatkan feedback dari user tentang apa yanng mereka butuhkan dari user juga bisa memberikan idenya untuk pengembangan prototype.
• Pilot project, dengan adanya pilot project customer bisa ikut menggunakan produk tersebut, bisa memberikan feedback.
• Mengerti bahasa customer, untuk bisa memuaskan kebutuhan customer, maka kita harus bisa mengerti bahasa yang mereka gunakan. Karena bahasa customer berbeda dengan bahasa teknik.

4. Selain memperoleh knowledge dari orang, bagaimana caranya mendapatkan knowledge?
Cara mendapatkan knowledge selain dari orang adalah melalui product, misalnya dengan cara membeli software atau CD-ROM. Namun harus tetap disadari bahwa itu semua hanyalah tool. Harus tetap diutamakan SDM yang menggunakannya.

5. Syarat pembentukan TIM KM yg baik / Dalam mengembangkan knowledege, sebelumnya perusahaan harus membentuk suatu team work. Persyaratan anggota team work tersebut antara lain :
Persyaratan anggota team work, mereka haruslah memilik campuran yang seimbang antara knowledge professional dan practical, skill dalam pemecahan masalah, dan kemampuan interpersonal.

6. TIM KM seperti apa yang dapat melaksanakan pengembangan KM yg baik / Seperti apa bentuk team tersebut agar mereka lancar dalam menjalankan tugas pengembangan KMS?
Bentuk tim agar mereka dapat bekerja dengan baik:
• Ukurannya tidak perlu terlalu besar, yang penting tiap orang bisa saling bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik.
• Setiap anggota memiliki skill yang berbeda-beda yang bisa saling melengkapi satu sama lain.
• Tim tersebut harus memiliki goal yang jelas (visi dan misinya apa) sehingga mereka tahu apa yang mereka lakukan.
• Memiliki cara pendekatan kerja yang jelas, sehingga setiap anggota mengerti bagaimana harus melakukan tugasnya & seperti apa tugas yang diinginkan.

7. istilah "Small Enough in Number" pada TIM KM
Small enough in number maksudnya adalah jumlah anggota tidaklah harus banyak orang. Yang penting adalah setiap member harus bisa saling berkomunikasi dan bekerja sama mencapai tujuan tim tersebut.

8. Mengapa knowledge yg sudah dibuat harus segera disebarkan
Knowledge yang sudah dibangun harus disebarkan supaya pekerja yang ada di perusahaan memiliki knowledge tersebut dan bisa menerapkan dalam pekerjaan mereka. Selain itu, setiap worker dapat saling membagi pengetahuan yang mereka miliki.

9. Bagaimana cara menyebarkan Knowledge?
Menyebarkan knowledge dapat melalui komputer networks. Dengan cara ini perusahaan harus segera memperhatikan masalah kompatibilitasnya, infrastrukturnya, memiliki groupware, menggunakan intranet dan hal-hal lainnya sehubungan dengan teknologi komputer.

10. Hambatan dalam penyebaran knowledge
• Adanya halangan tingkatan posisi dalam perusahaan.
• Adanya halangan karena fungsi-fungsi karyawan di dalam perusahaan.
• Orang tidak bersedia untuk membagi knowledge yang dimilikinya.
• Perbedaan budaya.
11. Sebut dan jelaskan cara replikasi knowledge
• Membuat knowledge network, menawarkan knowledge sesuai dengan yang dibutuhkan.
• Socialization, dengan mensosialisasikan karyawan dan melanjutkan proses pelatihan dan mengajari karyawan tentang budaya perusahaan.

12. Metode - metode sosialisasi knowledge
• Professional training, memberikan training kepada karyawan tentang hal-al yang baru.
• Pengembangan personel, melalui pendekatan “training the trainee”, jadi karyawan yang mendapat pelatihan melatih karyawan lainnya. Selain itu bisa melalui pembelajaran sendiri ataupun belajar dalam grup-grup kecil.
• Dokumentasi, dari dokumentasi yang telah dibuat dapat diperoleh pengetahuan tentang peraturan dan regulasi yang ada dalam proses kerja.

13. Hambatan dalam knowledge measurement (measurement problem)
• Aspek yang penting tidak diukur
• Mengukur hal yang salah
• Ukuran yang salah digunakan
• Pengukuran dibuat tapi tidak ada yang tahu mengapa pengukuran itu ada

The problem of measuring knowledge
• Limited progress
• Non-monetary dimensions
• Structured network
• Problems of knowledge accounts
• Resistance to measurement

14. Dengan cara apa saja perusahaan dapat membawa/ menarik external expert/expertise kedalam perusahaan?
• Recruitment
- Linking recruitment to knowledge goals(menghubungkan rekrutmen ke tujuan knowledge)
- Vague candidate profiles (profil kandidat yang tidak jelas)
- Significance of the applicant profile (profil pelamar yang signifikan)
- Diversity recruiting (keanekaragaman merekrut)
• Headhunting
• Limited Contract
• Specialized and general consultant
- Boom in consultancy

15. Hambatan untuk adanya inovasi pengembangan knowledge
• Planning versus self-organization
Innovation can be planned only to a limited extent. Doubling the research budget is not a magical way of increasing creativity. (Inovasi bisa direncanakan hanya sampai tingkat terbatas. Mendobelkan dana penelitian bukanlah cara ajaib untuk meningkatkan kreativitas.)
• Disconnected development of knowledge
Be linked to the organization’s knowledge goals (dihubungkan ke tujuan knowledge organisasi)
• Duplication
Duplication of development processes cannot always be attributed to lack of transparency. Reduce by focusing development efforts. (Duplikasi proses pengembangan tidak bisa selalu dikaitkan dengan kurangnya transparansi. Mengurangi dengan usaha pengembangan)
• Knowledge leads are now more difficult to protect
The increasing mobility of experts and the availability of ‘packaged knowledge’ level out the advantages that companies build up through their own development efforts. (meningkatnya mobilitas expert dan ketersediaan ‘paket knowledge’ menjadikan keuntungan yang perusahaan bangun melalui usaha pengembangan mereka.)

No comments:

Post a Comment