Pertumbuhan industri pengiriman cepat dan logistik disebabkan oleh tiga hal, yaitu : globalisasi bisnis, kemajuan dalam teknologi informasi dan aplikasi dari teknologi baru sehingga dapat menghasilkan proses yang lebih efisien, dan perubahan permintaan pasar akan layanan yang mengutamakan nilai.
FedEx mengutamakan kebutuhan akan bisnis yang memberikan layanan pengiriman yang cepat dan dapat diandalkan, sehingga FedEx mampu menjadikan perusahaannya sebagai perusahaan pelopor dalam waktu yang singkat. Pada tahun 1994, FedEx menjadi perusahaan pengiriman pertama yang meluncurkan website dengan kemampuan tracking dan tracing.
Dalam bisnis pengiriman, FedEx lebih memilih untuk memiliki armada pengirimannya sendiri ketimbang harus menyewa tempat dan armada pengiriman dari perusahaan lain. Dalam bisnis logistik, FedEx mengawalinya dengan sebuah ide di mana barang milik pelanggan dapat disimpan di suatu tempat. Dari ide ini, FedEx akhirnya membangun gudang kecil, di mana pelanggan dapat datang untuk mengambil barang kiriman tersebut kapan pun diinginkan.
FedEx mengutamakan kebutuhan akan bisnis yang memberikan layanan pengiriman yang cepat dan dapat diandalkan, sehingga FedEx mampu menjadikan perusahaannya sebagai perusahaan pelopor dalam waktu yang singkat. Pada tahun 1994, FedEx menjadi perusahaan pengiriman pertama yang meluncurkan website dengan kemampuan tracking dan tracing.
Dalam bisnis pengiriman, FedEx lebih memilih untuk memiliki armada pengirimannya sendiri ketimbang harus menyewa tempat dan armada pengiriman dari perusahaan lain. Dalam bisnis logistik, FedEx mengawalinya dengan sebuah ide di mana barang milik pelanggan dapat disimpan di suatu tempat. Dari ide ini, FedEx akhirnya membangun gudang kecil, di mana pelanggan dapat datang untuk mengambil barang kiriman tersebut kapan pun diinginkan.
FedEx memiliki sistem COSMOS pada internet-nya untuk memudahkan kurir dalam mengantarkan pesanan kepada konsumen. Sistem ini membuat pengiriman menjadi lebih cepat dan mudah. Pada tahun 1998, FedEx memperbaiki infrastruktur teknologi informasi internal-nya di bawah proyek GRID yang berbasiskan jaringan. Pada tahun 1999, FedEx menandatangani perjanjian dengan Netscape sebagai teknologi utama dalam pengaksesan situs internal.
Pada tahun 1998 FedEx melakukan akuisisi dengan Caliber System dan membentuk lima perusahaan cabang, yaitu : Federal Express, RPS, Robert Express, Viking Freight dan FDX Logistics. Caliber lebih fokus pada pengiriman material mentah dan baja. Sistem dan aplikasi logistik dikembangkan secara bebas. Caliber Logistic menjadi cabang di bawah FDX Logistic sementara FLEC berlanjut sebagai divisi dalam Federal Express. Namun, dengan dua bisnis logistik yang dipisahkan, layanan penjualan yang ditawarkan oleh bagian yang berbeda dari perusahaan, staf layanan pelanggan yang berbeda untuk menghadapi persoalan yang beragam, akan membuat pelanggan menjadi bingung dan juga terjadi duplikasi terhadap sumber daya. Untuk mengatasi kebingungan tersebut, pada tahun 1999 FedEx menawarkan “total one-stop shopping” sebagai solusi pada semua tingkatan dari rantai pasokan. Masing-masing cabang tetap beroperasi secara bebas dengan sistem akuntansi dan staf layanan pelanggan yang terpisah namun bersaing secara bersama-sama. Tantangan bagi FedEx adalah bagaimana membawa cabang-cabang tersebut untuk bekerja sebagai satu kesatuan namun dapat tetap memelihara hak otonominya masing-masing. Pada bulan Januari 2000, FedEx harus melakukan re-organisasi karena pendapatan bersihnya yang secara perlahan menurun.
Internet memberikan pengaruh dua kali lipat pada FedEx. Pengaruh pertama, membuka kesempatan bagi FedEx untuk mengelola bisnis logistiknya dengan menggunakan internet untuk membangun ulang rantai pasokannya. Pengaruh kedua, pengiriman cepat perlu dihubungkan dengan pertumbuhan e-Tailing dan e-Commerce jenis bisnis-dengan-bisnis yang menggambarkan kesempatan yang sangat besar bagi perusahaan seperti FedEx.
Pada tanggal 19 Januari 2000. FedEx mengumumkan tiga strategi utama, yaitu (1) Strategi penamaan baru yang melibatkan perubahan dalam nama perusahaan menjadi ”FedEx Corporation” dan menambahkan merek ’FedEx’ pada empat dari lima perusahaan cabangnya, (2) re-organisasi yang akan memungkinkan pelanggan dapat mengakses sistem penjualan, layanan pelanggan, pembayaran, dan otomatisasi dari satu tempat saja, (3) peluncuran layanan pengiriman ke rumah dengan biaya murah.
Kehadiran internet memaksa perusahaan untuk menggabungkan sistemnya dan memberikan solusi global seperti yang diharapkan oleh para pelanggan. Pelanggan umumnya hanya ingin berhadapan dengan satu perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan pengiriman dan logistik mereka. Sebagai tambahan atas segala perubahan yang telah dilakukan, FedEx sedang merencanakan untuk mengembangkan FedEx Home Delivery (yang akan ditangani di dalam salah satu perusahaan cabangnya). FedEx Home Delivery ini akan mengantarkan kiriman ke rumah pelanggan dengan biaya yang rendah. FedEx Home Delivery ini dirancang untuk membuat FedEx sukses dalam bidang e-commerce jenis bisnis-dengan-pelanggan, karena sebelumnya FedEx telah sukses dalam e-commerce jenis bisnis-dengan-bisnis. FedEx Home Delivery ini juga dirancang untuk mengantisipasi pertumbuhan e-commerce pada pelanggan.
Pada tahun 1998 FedEx melakukan akuisisi dengan Caliber System dan membentuk lima perusahaan cabang, yaitu : Federal Express, RPS, Robert Express, Viking Freight dan FDX Logistics. Caliber lebih fokus pada pengiriman material mentah dan baja. Sistem dan aplikasi logistik dikembangkan secara bebas. Caliber Logistic menjadi cabang di bawah FDX Logistic sementara FLEC berlanjut sebagai divisi dalam Federal Express. Namun, dengan dua bisnis logistik yang dipisahkan, layanan penjualan yang ditawarkan oleh bagian yang berbeda dari perusahaan, staf layanan pelanggan yang berbeda untuk menghadapi persoalan yang beragam, akan membuat pelanggan menjadi bingung dan juga terjadi duplikasi terhadap sumber daya. Untuk mengatasi kebingungan tersebut, pada tahun 1999 FedEx menawarkan “total one-stop shopping” sebagai solusi pada semua tingkatan dari rantai pasokan. Masing-masing cabang tetap beroperasi secara bebas dengan sistem akuntansi dan staf layanan pelanggan yang terpisah namun bersaing secara bersama-sama. Tantangan bagi FedEx adalah bagaimana membawa cabang-cabang tersebut untuk bekerja sebagai satu kesatuan namun dapat tetap memelihara hak otonominya masing-masing. Pada bulan Januari 2000, FedEx harus melakukan re-organisasi karena pendapatan bersihnya yang secara perlahan menurun.
Internet memberikan pengaruh dua kali lipat pada FedEx. Pengaruh pertama, membuka kesempatan bagi FedEx untuk mengelola bisnis logistiknya dengan menggunakan internet untuk membangun ulang rantai pasokannya. Pengaruh kedua, pengiriman cepat perlu dihubungkan dengan pertumbuhan e-Tailing dan e-Commerce jenis bisnis-dengan-bisnis yang menggambarkan kesempatan yang sangat besar bagi perusahaan seperti FedEx.
Pada tanggal 19 Januari 2000. FedEx mengumumkan tiga strategi utama, yaitu (1) Strategi penamaan baru yang melibatkan perubahan dalam nama perusahaan menjadi ”FedEx Corporation” dan menambahkan merek ’FedEx’ pada empat dari lima perusahaan cabangnya, (2) re-organisasi yang akan memungkinkan pelanggan dapat mengakses sistem penjualan, layanan pelanggan, pembayaran, dan otomatisasi dari satu tempat saja, (3) peluncuran layanan pengiriman ke rumah dengan biaya murah.
Kehadiran internet memaksa perusahaan untuk menggabungkan sistemnya dan memberikan solusi global seperti yang diharapkan oleh para pelanggan. Pelanggan umumnya hanya ingin berhadapan dengan satu perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan pengiriman dan logistik mereka. Sebagai tambahan atas segala perubahan yang telah dilakukan, FedEx sedang merencanakan untuk mengembangkan FedEx Home Delivery (yang akan ditangani di dalam salah satu perusahaan cabangnya). FedEx Home Delivery ini akan mengantarkan kiriman ke rumah pelanggan dengan biaya yang rendah. FedEx Home Delivery ini dirancang untuk membuat FedEx sukses dalam bidang e-commerce jenis bisnis-dengan-pelanggan, karena sebelumnya FedEx telah sukses dalam e-commerce jenis bisnis-dengan-bisnis. FedEx Home Delivery ini juga dirancang untuk mengantisipasi pertumbuhan e-commerce pada pelanggan.



No comments:
Post a Comment